√ 5 Cara Mengatasi Ruam Popok Dan Penyebabnya - Sahabat Inspirasi

5 Cara Mengatasi Ruam Popok Dan Penyebabnya

Cara Mengatasi Ruam Popok – Ruam popok kini menjadi problem yang masih menghantui kalangan bunda saat merawat bayi tercintanya. Ada penyebab yang harus Anda ketahui, mengapa ruam popok bisa terjadi pada buah hati yang masih mungil. Yuk kita bahas!

Sebagai orang tua, tentu saja tidak ingin anak-anaknya menderita rasa sakit akibat menahan perih ruam popok, bahkan ada yang sampai kulit di sekitar kemaluan memerah atau berwarna pink, hal ini tentu saja membuat si kecil beraktivitas dalam kondisi tidak nyaman, bahkan tidur pun tidak pulas.

Nah, artikel ini akan membahas beberapa penyebab, cara mengatasinya, serta ada rekomendasi popok yang bagus untuk mengatasinya anak yang menderita ruam popok, selamat membaca!


Penyebab Ruam Popok, Bunda Harus Tahu!


Ada banyak faktor atau penyebab ruam atau rasa gatal yang harus dirasakan oleh si kecil. Salah satu penyakit ruam, ialah ruam popok. Namun sebelum itu, kita juga harus membeberkan beberapa penyebab ruam secara umum, bukan hanya ruam popok saja, ini dia:
 

1. Ruam Popok


Masalah yang pertama, dan sering terdengar adalah ruam popok. Di mana kulit sensitif yang tidak bisa menerima beberapa jenis popok, atau terlalu lama mengenakan popok bisa mengakibatkan ruam pada anak bayi.
 

2. Eksim


Penyebab kedua, karena eksim. Apa itu eksim? Ialah sebuah rasa gatal, disertai warna merah di kulit, baik itu kulit dekat kemaluan, kepala, tangan dan lain sebagainya yang disebabkan oleh alergi dan lainnya.
 

3. Biang Keringat


Biang keringat juga tidak kalah menempati posisi penyakit ruam yang diderita oleh anak. Di mana anak akan merasa gatal karena suhu udara yang terlalu panas, berakibat munculnya kerringat berlebih dan berefek gatal pada kulit anak.
 

4. Alergi Susu


Anda juga perlu tahu, ternyata ada penyebab ruam lainnya yang bisa menyerang anak-anak. Apa itu? Alergi susu. Di mana anak Anda tidak cocok dengan susu yang diberikan, bahkan susu asi pun ada yang tidak cocok jika terkena kulit.

Biasanya akan menyebabkan ruam pada wajah si kecil, ada bintik-bintik kecil, kadang bintik itu berwarna merah, dan rasanya gatal.

Setelah Anda mengetahui, bahwa ada banyak penyebab ruam yang harus diperhatikan, Anda juga harus mewaspadai penyebab ruam popok yang kini menjadi tanda tanya di sebagian kalangan bunda. Mengapa? Karena sekarang ini sudah tidak heran lagi penggunaan popok yang semakin lebih praktis.

Secara otomatis, kita semua harus memikirkan bagaimana caranya bunda tetap bisa memakai popok namun tidak sampai terkena ruam, di antaranya seperti yang telah disebutkan di atas, tipe kulit yang tidak cocok dengan popok yang dia kenakan.

Penyebab lainnya adalah karena usia bayi yang belum siap terkena benda tertutup dan lembab dikarenakan bayi tersebut masih terlalu sensitive kulitnya. Jika di atas penyebabnya karena tipe kulit yang tidak cocok, sekarang problemnya karena perkara usia di mana kulit bayi lebih sensitif.

Anda bisa mengamati, saat bayi Anda yang baru lahir, apakah masuk kategori belum siap dengan sentuhan benda asing seperti popok yang ia kenakan terlalu lama. Amati durasinya, jika ada tanda ruam, berarti penggunaan popok harus dikurangi, bisa diganti dengan kain biasa atau popok yang lebih cocok.

Apa ada lagi penyebab ruam popok? Tentu saja, di antaranya karena bahan yang digunakan untuk memproduksi popok ada zat kimia yang berbahaya, jamur atau bakteri yang menngendap di popok akibat terlalu lama memakainya dan lain sebagainya.
 

Cara Mengatasi Ruam Popok yang Paling Jitu


Cara Mengatasi Ruam Popok yang Paling Jitu

Tahap perkembangan bayi juga menjadi persoalan ia bisa terkena ruam popok, di mana bayi yang masih mungil sekali, atau bisa dikatakan baru lahir, tidak akan kuat dan tahan lama dengan pengenaan popok yang terlalu lama, karena kulitnya sangat sensitive.

Untuk itu, Anda harus mengatasinya dengan sesering mungkin menggantikan popok yang sudah dikenakan dengan popok yang baru. Hal ini jika terpaksa menggunakan popok sebagai pelindung diri dari air kencing dan beraknya.

Nah Anda juga harus selalu memantau apakah ia kencing atau berak, jangan lama-lama menggantinya ya! Akibatnya fatal, kasihan si kecil. Intinya, si kecil harus dalam kondisi selalu kering dan mengutamakan kebersihan kulit si kecil.

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan saat merawat si kecil, antara lain:

  1. Sering mengganti popok dengan yang baru, saat popok sudah basah, serta perhatikan ukuran popok, jangan yang terlalu ketat.
  2. Jika sudah memastikan popok yang basah diganti yang kering, jangan lupa ganti juga bajunya yang sudah terlihat basah, agar si kecil merasa nyaman.
  3. Jangan gosok-gosok ruam kulit bayi, biar tidak tambah melebar ruamnya.
  4. Terakhir, Anda harus segera ke dokter atau tenaga medis, jika ruam popoknya tidak sembuh-sembuh.

Wah itu dia ya cara mengatasi ruam popok yang diderita si kecil, sekaligus perhatikan tahap perkembangan bayi yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan kulit saat bersentuhan dengan yang lain.
 

Kesimpulan


Hai para bunda, ternyata sekarang sudah di akhir pembahasan saja nih! Sebagai orang tua yang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk putra-putrinya. Kita tentu saja harus memperhatikan perkembangan dan memberikan yang terbaik, termasuk pengenaan jenis atau merk popok yang tepat.

Jika saya boleh merekomendasikan, ada popok Merries Good Skin. Di mana popok ini bisa digunakan untuk semua tipe kulit, dan mudah menyerap air, serta terdapat sirkulasi udara yang membuat si kecil menjadi nyaman dalam menggunakannya.

Dengan tekstur popok yang lembut, si kecil juga akan merasa nyaman saat bergerak. Nah itu dia penjelasan kami tentang cara mengatasi ruam popok yang harus Bunda tahu, semoga bermanfaat ya!

Get notifications from this blog